Fitur alih bahasa sebenarnya bukan hal baru di Twitter. Namun kali ini Twitter Translation Center sengaja dihadirkan untuk menerjemahkan langsung bahasa pengguna.
Langkah ini rupanya terilhami dari demonstrasi besar-besaran yang terjadi di Mesir beberapa waktu lalu, dimana Twitter menjadi alat komunikasi penting bagi warga dan jurnalis untuk saling bertukar informasi dan melaporkan perkembangan terkini di negeri piramida tersebut.
Chief Executive Twitter, Dick Costolo lantas berpikir alangkah lebih baiknya jika semua orang bisa menggunakan Twitter dan memahaminya dalam bahasa mereka masing-masing di saat situasi genting seperti itu.
detikINET kutip dari New York Times, Rabu (16/2/2011), jejaring sosial yang berpusat di San Francisco, Amerika Serikat ini memberikan catatan, fungsi Twitter Translation Center bukanlah menerjemahkan seluruh tweet yang lalu-lalang di situsnya, melainkan soal penggunaan situs tersebut ke berbagai bahasa.
Twitter telah membuatkan akun @translator untuk merekrut para alih bahasa dari seluruh dunia. Saat ini, Twitter tengah mencari relawan yang bisa menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Rusia, Spanyol dan Turki. Nah, tertarik ikut menerjemahkan?
( rns / rou)
Detik.com
Rabu, Februari 16, 2011
Philipus Neri Joshua


0 komentar:
Posting Komentar